PeaceNews Edisi Maret 2017

Salam peace shalom!

Salam Peace Shalom!

Memasuki bulan Maret, kita bersyukur dengan kondisi bangsa kita yang tetap kondusif setelah setelah pelaksanaan pesta demokrasi serentak di beberapa daerah di tanah air. Seperti yang kita tahu bersama, belakangan ini kita seringkali dihadapkan dengan derasnya arus informasi dari media sosial yang menimbulkan keributan serta perpecahan publik. Banyaknya hoaks yang  berseliweran membuat masyarakat seringkali mudah menelan informasi secara instan tanpa berupaya menelisik secara utuh.

Polarisasi yang berkembang di masyarakat sebagai dampak pilkada serentak kemarin kini mulai mereda, namun masih meninggalkan jejasnya. Dengan bergulirnya hasil pilkada di ibukota yang mengantarkan pada putaran kedua, bisa dipastikan bahwa terjangan informasi serta kegaduhan dari media sosial masih akan terus berlanjut. Hal ini membutuhkan usaha nyata dari para peacemakers untuk bisa merajut kembali kebhinekaan yang terkoyak akibat situasi politik di negeri kita yang tercinta ini.

YIPC hadir sebagai salah satu komunitas yang diharapkan juga bisa menjadi solusi buat masalah ini. Salah satu program yang dilakukan YIPC adalah ikut serta memperingati Minggu Kerukunan Antar Umat Beragama Sedunia (WIHW) 2017 yang diadakan pada minggu pertama Februari lalu. YIPC mengadakan berbagai kegiatan di berbagai regional di Indonesia, seperti Medan, Bandung, Yogyakarta dan Surabaya dalam rangka menjalin dialog dan pesaudaraan di tengah-tengah keberagaman.

Terhitung tanggal 1 sampai 11 Februari, YIPC juga melakukan kunjungan ke dua negara tetangga kita yakni Malaysia dan Singapura.Dengan mengusung tema “Mencintai Tuhan dan Mencintai Sesama” berdasarkan gerakan A Common Word, YIPC melakukan dialog dengan beberapa kelompok mahasiswa dan organisasi serta mengunjungi beberapa kelompok agama, khususnya yang jarang atau tidak ditemui di Indonesia. Melalui kegiatan ini, YIPC belajar mengenai situasi keberagaman di kedua negara, serta usaha-usaha perdamaian apa yang dilakukan dalam rangka memelihara persatuan di tengah keberagaman yang ada. YIPC juga mempromosikan cinta kasih, saling menghargai dan saling menghormati sesama manusia terlepas apapun yang menjadi keyakinannya dan dialog sebagai cara yang efektif untuk mencapai mutual understanding dan mutual respect antar sesama.

Peran para peacemakers untuk dapat melakukan upaya-upaya perdamaian yang bersifat dialogis sungguh sangat penting dan dinantikan oleh bangsa ini, agar kita dapat membina dan merajut kebhinekaan kita sebagai bangsa Indonesia serta bersatu mewujudkan Indonesia damai. Maka dari itu, kita perlu saling bergandengan tangan dan mengajak lebih banyak lagi pemuda untuk ikut serta terlibat dan ambil bagian di dalamnya. Salam Peace Shalom!

 

Cara download,

  1. Arahkan kursor ke pojok kanan frame newsletter di atas.
  2. Klik popout

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *