Di Tangan Para Pemuda, Misi Perdamaian Disematkan

Kegiatan Student Interfaith Peace Camp (SIPC) Regional Medan, Sumut digelar di Sibolangit, Sumatera Utara, pada 11-13 November 2016.

Selama tiga hari dalam kegiatan SIPC 2016 tersebut, peserta terlihat sangat kompak dan antusias mengikuti tahapan acara yang digelar Young Interfaith Peacemaker Community Indonesia (YIPCI). Mereka menilai kegiatan SIPC 2016 ini sangat baik sekali untuk saling kenal-mengenal melalui perbedaan agama, suku, dan budaya yang berbeda. Terlebih ternyata juga mempengaruhi karakter pribadi setiap orang.

“Saya bersyukur bertemu dengan komunitas dan dapat belajar mengenai nilai-nilai perdamaian. Karena berdiskusi soal agama merupakan suatu yang sangat sensitif di negara kita ini apalagi isu agama sangat berpengaruh besar menjadi pemicu terjadinya suatu konflik,” ujar Monides, salah satu peserta.

Menurutnya, selama SIPC 2016 ini banyak pembelajaran menarik dan berkesan. Belajar menjadi manfaat di tengah masyarakat dengan mengamalkan nilai-nilai perdamaian.

Selama kegiatan SIPC November 2016 ini, para peserta belajar tentang mengenal diri, keberagaman agama, agama serta mengenal iman (presentasi soal Islam dan Kristen), a common word dan sejumlah game menarik, serta sesi pemulihan luka batin dan dialog hati rekonsiliasi.

Jenny E Saragih, Head of Facilitator Regional Sumatera Utara-Medan menegaskan jika SIPC November 2016 terasa memberikan harapan tentang pentingnya menjaga nilai-nilai perdamaian di kalangan anak-anak muda, terlebih mahasiswa. Peserta yang datang pun datang dari berbagai organisasi dan komunitas yang cukup beragam yang dapat menjadi kekuatan untuk menularkan nilai-nilai perdamaian.

“Suatu yang menarik. Di SIPC tahun ini, ada sesi baru yakni pemulihan luka batin, sesi tentang mereflesikan diri, mengungkit hati untuk mengikhlaskan pengalaman yang menyakitkan hati kemudian mencoba untuk meridhoinya sebagai takdir Tuhan dan memaafkan orang yang pernah melukai kita. Di sesi ini suasana berubah menjadi hangat penuh haru dengan isak tangis para peserta yang tidak kuasa menahan air mata,” ujar Jenny E Saragih.

Ke depan, para peserta SIPC 2016 mengatakan akan berpartisipasi dalam agenda-agenda YIPC khususnya di dalam mempromosikan nilai-nilai perdamaian. Dengan kegiatan tersebut, harapanya semoga dapat menjadi semangat dan memberi manfaat di tengah masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *