Peace News Edisi April 2017

Salam Peace Shalom!

Memaafkan dengan tepat. Pada edisi sebelumnya kita sudah membahas tentang mengenal konflik, konflik tanpa kekerasan dan juga bagaimana menyikapi kesalahan dengan meminta maaf. Nah pada edisi kali ini kita akan membahas tentang bagaimana memaafkan dengan tepat. Meinta maaf dan mamaafkan adalah satu paket dalam perbaikan hubungan pasca konflik yang terjadi. Sehingga kita  bisa katakan bahwa memaafkan merupakan sebuah langkah awal menuju perdamaian. Di balik pernyataan klise “tidak ada masalah”, tanpa disadari, justru sebenarnya sedang tersimpan masalah yang mungkin urung untuk diselesaikan sehingga suatu waktu hanya akan menjadi “bom waktu” konflik. Sebagaimana jamaknya, memaafkan bukan hal yang mudah, butuh proses panjang. Lebih jauh, memaafkan atau pengampunan merupakan bentuk ‘healing’ (pemulihan) atau rekonsiliasi awal bagi seseorang yang pernah merasa disakiti atau pun dilukai, sehingga luka atau sakit yang pernah dirasakan akibat kesalahan orang lain dapat dipulihkan. Tidak ada perdamaian tanpa proses rekonsiliasi.

Selain membahas tentang topik ini edisi kali ini akan mencoba menguraikan tema-tema teologis tentang Kitab Suci yang akan kita paparkan bersambung, dimulai dari Taurat, Kitab Suci Injil dan juga AL-Quran. Dalam edisi kali ini dan beberapa edisi kedepan pembahasan tentang Sejarah Kitab Suci, Keautentikan Kitab Suci dan Ayat-ayat yang sering dipolemikkan akan menghiasi Peace News. Selamat Membaca

Salam Peace Shalom!

 

Cara download,

  1. Arahkan kursor ke pojok kanan frame newsletter di atas.
  2. Klik popout

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *