Mengawali tulisan ini, saya ingin mengajak anda untuk memejamkan mata sejenak. Lalu, bayangkan semua yang anda ingin lihat di alam semesta ini. Mungkin ada awan, gunung, matahari, sawah, rumah, sungai, pantai, pohon, bunga dan yang lainnya. Masih mata terpejam, bayangkan bahwa semua benda tersebut berwarna putih, semuanya, tanpa kecuali. Lalu rasakan, apakah alam yang anda lihat itu indah? Tentu saja tidak. Sekalipun putih itu warna favorit anda. Alam semesta ini indah, bukan karena bentuk dan warnanya sama melainkan karena berbeda-beda.

Demikian juga dengan kita, manusia. Bayangkan, jika semua warna kulit atau bentuk wajah manusia di muka bumi ini sama. Atau jenis kelamin dan bahasanya sama semua. Pasti akan terasa monoton, tidak menarik dan tidak variatif. Namun, Allah itu Maha Kreatif dan Inovatif. Kendati milyaran makhluk telah dan akan diciptakan-Nya, dijamin tak ada yang sama. Kembar identik sekalipun pasti ada perbedaannya. Keberagaman dan keberbedaan, karenanya menjadi sesuatu yang natural atau dalam bahasa al-Qur’an disebut sunnatullah. Karenanya, harus dirayakan. Keseragaman atau keserupaan, bagi Tuhan, itu tabu.

Jadi, seandainya kita sulit menerima atau menghargai perbedaan, mungkin kita belum menginternalisasi nilai-nilai luhur yang diajarkan oleh Allah. Bahkan bukan hanya sekedar fisik, suku dan ras, keragaman pemahaman dan keyakinan pun diciptakan sang Khalik. Di dalam al-Qur’an surat Yunus [10]: 99, dinyatakan “Dan jikalau Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang yang beriman semuanya?” Di dalam Peace News edisi ke-4 ini, kami berusaha menyajikan tulisan tentang bagaimana pentingnya menghargai keberagaman. Selain itu, kami pun menyajikan dialog interfaith tentang dakwah dan misi. Kami berharap, semoga sajian kami ini dapat dinikmati pembaca dan diambil manfaatnya.

Bulan Juli adalah bulan yang bersejarah untuk YIPC. Pada bulan ini lah kami pertama kali mengadakan Young Peacemaker Training di Gedung Pasca Sarjana UGM, tepatnya pada 9-12 Juli tahun 2012. Kami sangat bersyukur atas kehendak Allah yang terus menyertai komunitas YIPC dengan pemuda dan pemudi yang memiliki kepedulian untuk menciptakan perdamaian. Tahun ini, YIPC berusia 4 tahun. Kami berharap kehadiran komunitas ini dapat memberikan dampak yang nyata demi terwujudnya perdamaian di Indonesia dan dunia.

Di usianya yang keempat, kami akan menyelenggarakan Peace Camp Internasional dan Nasional pada bulan ini. Kami mencoba terus berupaya mengajak para pemuda dan pemudi untuk belajar bersama tentang Peace Education dan Interfaith Dialogue yang jujur dan sehat.  Melalui peace camp ini, semoga lahir para peacemaker sejati yang peduli terhadap keadaan negeri ini, yang mau berjuang dan bertindak nyata dalam usaha mewujudkan situasi yang lebih baik lagi.

Untuk mengakhiri, kami ingin mengucapkan Selamat ‘Idul Fitri 1437 H, khususnya bagi anda pembaca Muslim. Semoga ibadah Shaum Ramadhan tahun ini berhasil membersihkan dosa, meningkatkan kualitas spiritual, dan yang lebih penting lagi, memotivasi kita untuk menjadi peacemaker yang mampu menghargai perbedaan dan keberagaman manusia. Bagi teman-teman Nashrani, tidak ada salahnya anda mengunjungi rumah teman atau saudara yang Muslim di hari Raya Idul Fitri. Tujuannya, untuk merayakan keberagaman dan merasakan suasana hari yang fitrah (suci). Siapa tahu, anda pun dapat menikmati ketupat dan kue lebaran!

Salam peace shalom!

Cara download,

  1. Arahkan kursor ke pojok kanan frame newsletter di atas.
  2. Klik  popout

atau Klik Download

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.