Bila Prasangka Melahirkan Konflik, Saatnya Anak-Anak Muda Menonton Provokator Damai

Beberapa anggota YIPC Jogja tertarik untuk menonton bersama (nobar) film provokator damai. Harapannya, agar terinspirasi bagaimana sebuah film bisa menyemangati untuk menggerakan semangat perdamaian . Maka, kegiatan nobar ini pun digelar pada saat reguler meeting YIPC Jogja, Minggu (20/11/2016). Film provokator damai merupakan karya dua sineas Maluku Rifki Husain dan Ali Madi Salay. Film ini[…]

Menyalakan Api Unggun, Para Peserta Membakar Kertas Prasangka serta Belajar Nilai Perdamaian

Akhir pekan belakangan ini seringkali dihinggapi cuaca mendung dan suhu yang agak dingin. Saat pelaksanaan Student Interfaith Peace Camp (SIPC) di Villa Stefany, Lembung, Bandung Barat yang diselenggarakan YIPC Jawa Barat mulai tanggal 11-13 November 2016 pun hujan turun dengan deras. Namun, suasana tersebut semakin menambah keakraban dan semangat para peserta. Sebanyak 25 peserta terdiri[…]

Toleransi Tanpa Kata “Tapi”

Kita seringkali mendengar beberapa orang berkata bahwa tidak masalah suku atau agama yang berbeda tinggal di dekat (kompleks) rumahnya namun dengan syarat harus A, tidak boleh B, jangan melakukan C, dll. Seakan-akan mereka menerima perbedaan, namun segudang syarat itu secara tersirat menunjukkan penolakan yang halus. Apakah ini namanya toleransi? Menerima orang lain dengan beberapa syarat?[…]