Toleransi Tanpa Kata “Tapi”

Kita seringkali mendengar beberapa orang berkata bahwa tidak masalah suku atau agama yang berbeda tinggal di dekat (kompleks) rumahnya namun dengan syarat harus A, tidak boleh B, jangan melakukan C, dll. Seakan-akan mereka menerima perbedaan, namun segudang syarat itu secara tersirat menunjukkan penolakan yang halus. Apakah ini namanya toleransi? Menerima orang lain dengan beberapa syarat?[…]